SELAMAT DATANG SOBAT, JANGAN LUPA SIMPAN ALAMAT BLOG WWW.GRUPSYARIAH.BLOGSPOT.COM SUPAYA SOBAT MUDAH UNTUK BERKUNJUNG KEMBALI DISINI

Benda Dan Sifatnya Serta Usaha dan Energi

BAB I
PENDAHULUAN
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita sangat memerlukan benda, adapun benda disini yaitu seperti benda-benda yang ada disekeliling kita seperti air, kayu, botol, ember dan lain-lain yang kita pakai untuk kebutuhan kita sehari-hari.  Setiap benda memiliki wujud, dapat mengalami perubahan wujud,
dan dapat dijadikan bahan dasar pembuatan barang. Berdasarkan wujudnya, maka benda terbagi atas benda padat, cair dan gas.
Perubahan wujud benda meliputi: perubahan wujud padat menjadi cair (mencair), cair menjadi padat (membeku), cair menjadi gas (menguap), gas menjadi cari (mengembun), padat menjadi gas (menyublin). 
Dalam makalah yang akan kami jelaskan ini, akan menjelaskan tentang benda dan sifatnya serta usaha dan energy. Dalam makalah ini akan dijelaskan secara singkat dan jelas serta ringkas tentang materi tersebut.
BAB II
PEMBAHASAN
BENDA DAN SIFATNYA
A.    Konsep Benda Dan Sifatnya
Benda adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.  Memiliki massa karena dapat ditimbang, dan menempati ruang berarti berada pada tempat tertentu. Sebuah contoh adalah air. Air merupakan benda yang dapat kita lihat, kita rasakan, memiliki massa, dan selalu berada dalam ruang tertentu (seperti air di laut, air dalam botol, dll).
Setiap benda memiliki wujud, dapat mengalami perubahan wujud, dan dapat dijadikan bahan dasar pembuatan barang. Berdasarkan wujudnya, maka benda terbagi atas benda padat, cair dan gas. Perubahan wujud benda meliputi: perubahan wujud padat menjadi cair (mencair), cair menjadi padat (membeku), cair menjadi gas (menguap), gas menjadi cari (mengembun), padat menjadi gas (menyublin).  Selain itu, benda mempunyai manfaat yang tak terbatas dan dapat dijadikan bahan dasar pembuatan barang, contohnya logam, plastic, kayu, karet, kertas dan kaca.
B.     Susunan Benda Padat, Benda Cair, Dan Benda Gas
Benda padat ada yang bersifat keras dan kaku, serta ada yang bersifat rapuh. Bentuknya tidak mengikuti bentuk wadahnya, dapat berupa lempengan, butiran, dan serbuk. Benda padat tersusun dari zat-zat yang rapat sehingga bentuknya sangat keras. Benda cair ada yang bersifat kental, dan ada yang bersifat encer. Ada yang tidak mudah menguap, dan ada yang mudah menguap. Ada yang berbau, dan ada yang tidak berbau. Bentuknya selalu mengikuti bentuk wadahnya. Benda cari tersusun dari zat-zat yang agak renggang sehingga mudah dipisahkan.
Benda gas yang mudah menguap, ada yang berbau dan ada yang tidak berbau. Benda gas tersusun dari zat-zat yang sangat renggang sehingga mudah bergerak.
C.    SIFAT-SIFAT WUJUD BENDA
1. Benda Padat
Benda padat mempunyai sifat besar dan bentuknya selalu tetap. Bentuknya tidak mengikuti bentuk wadahnya dan dapat dikenali berdasarkan cirri khasnya, yaitu dari bentuk warna, bentuk permukaan benda dan kemudahan untuk diubah bentuknya. Benda padat dapat berupa batu, kayu, koin, dan sebagainya.
2. Benda Cair
Benda cair mempunyai sifat  bentuk yang selalu berubah-ubah sesuai dengan bentuk wadahnya, sedangkan besarnya tetap. Contohnya, air, minyak tanah, oli, bensin, spritus, tinta, dan lain-lain. Sifat permukaan air yang selalu rata dimanfaatkan oleh para tukang bangunan dalam memastikan bahwa ketinggian tembok  dalam sautu bangunan telah benar-benar rata. Alat khusus yang biasa digunakan untuk mengukur rata atau tidaknya tembok tersebut dinamakan dengan Waterpass.
Sifat air yang selanjutnya, yaitu bergerak ke segala arah dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Contoh nyata di lingkungan kita adalah air sungai. Air juga memiliki sifat kapilaritas, yaitu dapat naik melalui pipa-pipa kecil kecil, seperti diserapnya air oleh tanaman. Selain itu, air juga dapat menekan ke segala arah.
3. Benda Gas
Benda gas mempunyai sifat isi dan bentuk yang selalu berubah-ubah. Contohnya uap air, minyak wangi, uap bensin, uap spritus, gas oksigen, gas karbondioksida, dan lain-lain. Benda gas sangat berperan penting bagi kehidupan kita sehari-hari. Contonhya: oksigen untuk bernafas, gas alam untuk bahan bakar dan lain-lain.
4. Perubahan Wujud Benda
Dalam kehidupan kita sehari-hari, banyak dijumpai benda-benda yang mengalami perubahan wujud benda. Perubahan wujud benda ini merupakan fakta. Beberapa  contoh fakta mengenai benda dan sifatnya antara lain:
a.       Paku besi sangat keras dan sulit dibengkokan, tetapi paku besi yang berkarat tidak terlalu keras dan mudah dibengkokan.
b.      Kawat temabaga tidak mudah meleleh bila dipanaskan, tetapi kawat solder, mudah meleleh bila dipanaskan.
c.       Kapur tulis yang dibiarkan pada udara terbuka tidak dapat menguap, tetapi  kapur barus yang dibiarkan pada udara terbuka akan habis menguap.
d.      Katong plastic yang dibakar akan meleleh
e.       Es akan mencari bilamana dibiarkan pada udara terbuka.
f.       Al kohol yang dibiarkan terbuka akan menguap
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan perubahan wujud pada benda yaitu sebagai berikut:
1.      Perubahan wujud benda dapat diamati dari perubahan bentuk, warna, bau, dan wujud benda
2.      Perubahan wujud benda dapat terjadi karena dibakar, dipanaskan, atau dibiarkan terbuka.
3.      Benda yang dibakar dapat mengalami perubahan bentuk, warna, dan bau, misalnya plastic yang dibakar.
5. Pelapukan
Pelapukan adalah proses suatu benda menjadi lapuk atau menurun kualitasnya. Pelapukan dapat disebabkan oleh kegiatan makhluk hidup terutama hewan kecil  dan tumbuhan. Pelapukan fisika disebabkan oleh factor alam seperti angin, air, sinar matahari. Sedangkan pelapukan kimia disebakan oleh zat pencemaran hujan asam.

D.    Melindungi Benda Dari Perubahan
Untuk mencegah pelapukan dan perkaratan, benda diberi bahan kimia tertentu. Misalnya kayu direndam atau dicat dengan bahan anti rayap dan jamur. Patung batu dicat dengan bahan antizat asam. Perkaratan pada logam dapat dicegah dengan pencampuran bahan logam dengan bahan lain. Misalnya baja tahan karat (stainlees steel) mengandung kromium dan nikel yang membuat baja semakin kuat dan tahan karat.
Untuk mencegah pembusukan, bahan makanan diawetkan dengan cara dikeringkan, diasinkan, dimaniskan, dibekukan, atau diasapkan. Pengawetan dapat juga dilakukan dengan bahan kimia tertentu yang disebut bahan pengawet makanan.
E.     Sifat Benda Dan Kegunaannya
Selain memiliki wujud, benda juga terbuat dari bahan-bahan tertentu yang disesuaikan  dengan kegunaanya. Sifat pada bahan akan mempengaruhi fungsi suatu benda. Berikut ini akan dijelaskan penggunaan bahan berdasarkan sifat dan jenisnya.
1. Logam
Logam merupakan bahan yang keras, kuat, tahan panas, dan dapat menghantarakn  panas dengan baik. Biasanya bahan logam digunakan untuk benda-benda yang kuat. Baik juga digunakan untuk menahan dan memperkokoh suatu benda atau bangunan. Jenis-jenis logam yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu  alumunium, dan tembaga.
2. Kayu
Kayu merupakan bahan yang bersifat kuat, namun mudah dibentuk. Kayu adalah  bahan yang berasal dari tumbuhan berkayu, seperti pohon dammar, pohon jati, dan pohon cendana. Kayu dapat dibentuk dengan cara digergaji atau diukir. Berdasarkan sifatnya yang kuat dan kokoh, kayu banyak digunakan sebagai bahan untuk  penyangga, seperti untuk tiang atau penyangga atap rumah. Selain itu juga kayu digunakan untuk membuat ala-atal  rumah tangga seperti kursi dan lemari.
3. Plastic
Benda yang terbuat dari plastic contohnya kantong plastic, ember, bahan mainan anak-anak banyak yang terbuat dari plastic. Plastic merupakan bahan yang terbuat dari minyak mentah dan diolah secara kimiawi. Plastic memiliki beberapa sifat, antara lain tidak dapat ditembus air dan mudah dibentuk. Berdasarkan sifatnya,  yang tidak dapat ditembus air, plastic banyak digunakan sebaga bahan untuk membuat berbagai jenis wadah, antara lain ember, gelas plastic, dan kantong plastic.
4. Karet
Karet merupakan bahan yang berasal dari getah pohon karet. Karet memiliki sifat  yang lentur, elastic, dan tidak dapat ditembus oleh air. Berdasarkan sifat karet yang elastic dan lentur, karet dimanfaakan sebagai bahan  dasar suatu alat atau benda. Beberapa jenis yang memenfaatkan sifat dari karet tersebut antara lain ban kendaraan, balon, dan sandal/sepatu.

5. Kaca
Kaca adalah slah satu benda penting yang banyak digunakan dalam kehidupan  sehari-hari. Banyak sekali benda yang terbuat dari kac, jendela, cermin, botol, lensa, gelas, dan layar televise terbuat dari kaca. Kaca berbentuk padat. Akan tetapi, bentuk kaca dapat  diubah asalkan dipanaskan.  Kaca terbuat dari pasir silica yang dicampur dengan abu soda dan batu kapur. Melalui pemanasan, ketiga bahan tersebut dicampur dan dijadikan  kaca yang kita kenal sekarang ini.
F.    
Padat
 
Peta Konsep Pembelajaran Benda Dan Sifatnya



















Cair
 




Gas
 






Mencair
 








Membeku
 








Menguap
 










Mengembun
 









menyublin
 

 














Logam, plastic, kayu,karet, kertas, dan kaca
 

 

 

BAB III
USAHA DAN ENERGI
A.    Konsep Usaha Dan Energi
Usaha dan energy  merupakan besaran scalar sehingga analisis kita menjadi lebih mudah.  Sebagai istilah fisika usaha yang dilakukan suatu gaya didefinisikan sebagai hasil kali scalar vector gaya dan vector perpindahan benda, atau hasil kali komponen gaya searah dengan perpindahan benda dengan besar perpindahan benda. Perlu diperhatikan juga bahwa perpindahan bendanya tidak harus disebabkan oleh gaya tadi.
Beberapa kesalahan konsep dalam pembelajaran usaha dan energy antara lain sebagai berikut:
1.      Energy adalah benda
2.      Objek yang diam tidak memiliki energi
3.      Hanya ada satu macam energy potensial, yaitu gravitasi
Usaha atau kerja yang dilambangkan dengan huruf W (Work), digambarkan sebagai sesuatu yang dihasilkan oleh gaya (F) ketika gaya bekerja pada benda  hingga benda bergerak dalam jarak tertentu. Hal yang paling sederhana adalah apabila Gaya (F) bernilai konstan dan benda yang bernilai Gaya  gergerak pada lintasan lurus dan searah dengan arah Gaya tersebut.








 

                  Posisi Awal        s        Posisi Akhir
                             Gambar Perpindahan Benda
Persamaan matematisnya adalah:
W     =   F s
W     =   Adalah usaha kerja
F      =   Adalah gaya yang sejajar
S      =   Adalah perpindahan

Usha hanya memiliki besar dan tidak mempunyai arah karena termasuk besaran scalar. Usha dalam System Internasional (SI) adalah Newton meter. Gaya melakukan usaha apabila benda yang dikenai gaya mengalami perpindahan. Jika tidak berpindah tempat maka gaya tidak melakukan usaha. Kita dapat menyimpulkan bahwa sebuah gaya tidak melakukan usaha apabila gaya tidak menghasilkan perpindahan dan arah yang lurus dengan arah perpindahan.
B.     Energi
Energi merupakan salah satu konsep yang paling penting dalam fisika. Konsep yang sangat  erat kaitannya dengan usaha adalah konsep energy. Secara sederhana,  energy merupakan kemampuan malakukan usaha. Jumlah total energy pada system dan lingkungan bersifat kekal alias tetap. Energy tidak pernah hilang, tetapi hanya dapat berubah bentuk dari satu bentuk energy menjadi bentuk energy lain.
C.    Bentuk-Bentuk Energi
1.      Energi Kinetik
Ek= ½. m. v2……………….. (Persamaaan 2)
 
Benda yang bergerak mampu melakukan usaha dan memiliki energy. Contohnya adalah kaca bisa pecah bila terkena lemparan bola. Energy yang dimiliki oleh benda karena geraknya disebut energy gerak atau energy kinetic. Symbol energy kinetic adalah Ek. Bila sebuah benda bermassa m, yang bergerak dengan kecepatan v, maka besarnya energy kinetic benda Ek adalah:
Rumus =
Keterangan:
m       = Massa benda (kg)
v        = Kecepatan benda (m/s2)
Ek     = Energy kinetic (J)

2.      Energy Potensial Gravitasi
Ep = W.h. karena W = m.g
Maka Ep = m.g.h
 
Benda-benda yang berada pada ketinggian tertentu mampu melakukan usaha atau  memiliki energy. Energy yang dimiliki oleh benda karena berada pada ketinggian tertentu disebut dengan energy potensial gravitasi. Symbol energy potensial gravitasi adalah Ep. Besarnya energy potensial gravitasi suatu benda ditentukan oleh berat benda dan tinggi tempat di mana benda itu berada. Bila, sebuah benda yang bermassa m, dan berada pada ketinggian h dari tanah, maka besarnya energy potensial gravitasi Ep adalah:

Keterangan:
m       = Massa Benda (kg)
W      = Berat benda (N)
g        = Percepatan gravitasi (9,8 m/s2)
h        = Tinggi Benda (M)
Ep     = Energi Potensial Gravitasi (J)
3.      Energy Mekanik
Energy mekanik didefinisikan sebagai jumlah energy kinetic dan energy potensial  grafitasi yang dimiliki sebuah benda pada suatu saat. Simbol energy mekanik adalah Em. Besarnya energy mekanik dapat dirumuskan dengan persamaan:
Em = Ek + Ep………………… (Persamaan 4)
Em = ½ .m.v2 +m.g.h

4.      Energy Kalor
Setrika yang panas dapat melicinkan pakaian, dan solder yang panas dapat mencairkan timbale. Sebuah benda pada suhu tertentu memiliki energy. Energy yang dimiliki oleh benda karena suhunya disebut dengan energy panas atau energy kalor.

5.      Energy Kimia
Makanan yang kita makan dapat menambah energy di dalam tubuh kita sehingga kita dapat  melakukan pekerjaan. Ini berarti makanan menyimpan energy. Batu bara, bensin dan bahan bakar lain juga menyimpan energy, karena mampu menggerakan peralatan dan mesin. Energy ini disebut dengan energy kimia.
6.      Energy Listrik
Televisi, mesin cuci, kipas angin, computer, dan peralatan rumah tangga atau kantor yang dapat digunakan karena ada listrik yang mengalir di dalamnya. Ini menunjukan bahwa arus listrik dapat menghasilkan energy. Energy yang dihasilkan arus listrik disebut energy listrik.
7.      Energy Cahaya
Cahaya matahari membantu  proses fotosintesis pada daun, membantu mengeringkan  pakaian yang basah, dan membantu menaikan suhu pada yang dikenainya. Jadi, cahaya memiliki energy. Energy yang dimiliki oleh cahaya disebut energy cahaya.
D.    Sumber-Sumber Energi Dan Perubahan Bentuk Energi
Benda-benda yang menyimpan energy yang dapat dipergunakan disebut dengan sumber energy. Berdasarkan lamanya pemakaian, sumber energy dibagi menjadi  dua yaitu:
1.      Sumber Energi yang terbatas
2.      Sumber Energy yang tidak terbatas
Energy dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainya, perubahan bentuk energy disebut juga konversi energy.
E.     Fakta, Konsep Dan Generalisasi
Energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Beberapa fakta yang dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah (1) baterai memiliki energy kimia, (2) Jika kita sedang berpuasa, energy kimian dalam bentuk makanan yang masuk kedalam tubuh kita akan berkurang. Akibatnya, tubuh akan terasa lelah dan semakin lama semakin lemah.
Usaha merupakan hasil perkalian vector antara gaya dengan perpindahan yang diakibatkan oleh gaya tersebut. Jumlah usaha yang dilakukan besarnya sama dengan perubahan energy.
F.     Media Pembelajaran Konsep Energi
Energy merupakan salah satu konsep fisika yang fenomenanya mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya banyak sekali hal-hal disekeliling kita yang dapat dimanfaatkan sebagai media dan sumber belajar bagi siswa.
1.      Matahari dan sinar matahari merupakan contoh sumber cahaya dan panas yang dapat diamati dengan mudah oleh siswa-siswi.
2.      Untuk menjelaskan contoh energy kimia dapat memanfaatkan media lilin, bahan bakar minyak dan makanan.
3.      Untuk menjelaskan energy kinetic dapat digunakan gambar-gambar atau video peluru yang ditembakan.
G.    Miskonsepsi  Siswa Tentang Usaha Dan Energi
Berdasarkan berbagai penelitian, beberapa miskonsepsi siswa tentang energy diantaranya adalah:
1.      Energy hanyalah dimiliki oleh sesuatu yang hidup
2.      Hanya benda-benda yang bergerak sajalah yang memiliki energy
3.      Benda-benda diam memiliki energy hanya jika energy tersimpan padanya misalnya baterai, pembangkit listrik, minyak, atau batubara.
H.    Strategi  Pembelajaran Konsep Usaha Dan Energi
Pada pembelajaran konsep usaha dan energy dapat dipilih beberapa strategi pembelajaran yang berbeda. Strategi pembelajaran dapat berupa pengamatan, eksperimen sederhana, analisis, menampilkan contoh kasus,  demonstrasi dan lain-lain. Strategi pembelajaran yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan kondisi alat dan bahan yang tersedia di sekolah, lingkungan sekitar sekolah, jumlah siswa, dan sebagainya.
BAB IV
KESIMPULAN
Dari pembahasan makalah diatas, maka dapat kami simpulkan bahwa Benda adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.  Memiliki massa karena dapat ditimbang, dan menempati ruang berarti berada pada tempat tertentu. Sebuah contoh adalah air. Air merupakan benda yang dapat kita lihat, kita rasakan, memiliki massa, dan selalu berada dalam ruang tertentu (seperti air di laut, air dalam botol, dll).
Sedangkan Usaha dan energy  merupakan besaran scalar sehingga analisis kita menjadi lebih mudah.  Sebagai istilah fisika usaha yang dilakukan suatu gaya didefinisikan sebagai hasil kali scalar vector gaya dan vector perpindahan benda, atau hasil kali komponen gaya searah dengan perpindahan benda dengan besar perpindahan benda. Perlu diperhatikan juga bahwa perpindahan bendanya tidak harus disebabkan oleh gaya tadi.
Beberapa kesalahan konsep dalam pembelajaran usaha dan energy antara lain sebagai berikut:
a.       Energy adalah benda
b.      Objek yang diam tidak memiliki energi
c.       Hanya ada satu macam energy potensial, yaitu gravitasi
DAFTAR PUSTAKA
Antonym, 2006, Asyik Belajar Dengan Pakem IPA, untuk Sekolah Dasar SD-MI dan Sekolah Menengah Pertama SMP-MTs.USAID.
Dwisang, E.L. dan Syarifuddin, 2007,  Intisari Sari Sains Untuk SD, Ciputat-Tangerang: Scientific Press.
Giancoli, Douglass C. 2001. Fisika Jilid I (Terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga.
Halliday dan Resnick, 1991. Fisika Jilid I, Terjemahan, Jakarta: Penerbit Erlangga.
Tippler, P. A., 1998, Fisika Untuk Sains dan Teknik Jilid I (Terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga.
Young, Hugh D. & Freedman, Roger A., 2002, Fisika Universitas (Terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga.

0 komentar:

Posting Komentar

NB: Berikan Komentar yang sopan dan berkenaan dengan Artikel diatas.

Saya mohon maaf jika komentar sahabat dan rekan blogger terlambat di respon Karena banyaknya kegiatan yang mengikat he he he, Silahkan copas asalkan cantumkan juga sumbernya yah...!

Copyright: © 2012- By : Grup Syariah Metro™ Kumpulan Makalah Pendidikan Dan Tempat Berbagi Ilmu Pengetahuan
Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute